Jangan Kau Tolak Bencana Dengan Bencana!

Tolak bencana, warga tanam kepala kerbau. Itulah judul berita yang tidak jarang kita temukan di media-media elektronik maupun cetak ketika muncul kekhawatiran datangnya bencana di tengah-tengah masyarakat.

 

Memang, tidak ada orang yang suka tertimpa bencana. Oleh sebab itu semua orang berupaya untuk menghindar dan menyelamatkan diri dari bencana. Akan tetapi, yang menjadi masalah -bahkan sumber petaka- adalah ketika sebagian orang justru menolak bencana dengan bencana, bahkan bencana yang lebih dahsyat!

Baca selengkapnya »

Muharram Fair 9 Competition!



Assalamu'alaykum temen-temen. Ada info nih. Ntar tanggal 15 Januari 2012, bakal ada Muharram Fair 9 Competition di SMAN 1 Balikpapan. Lomba-lombanya antara lain :
Mewarnai (TK)
Dacil dan Tartil (SD)
Kaligrafi (SMP)
Mading (SMA)
dan Nasyid (Umum)
Usia antara 14-19 tahun.
Technical Meeting tanggal 9 Januari untuk Mading dan Nasyid dan tanggal 12 Januari untuk Mewarnai, Dacil, Tartil dan Kaligrafi di SMAN 1 Balikpapan.

Lomba mewakili sekolah masing-masing, kecuali Nasyid.

Info lebih lanjut hubungi :
Bhakti : 05427043397 atau
Adzra : 08125425756.
Ayo buruan daftar! Gratis lhoooh

AL-IKHLAS

MEMETIK KEAGUNGAN SURAT AL-IKHLAS



Surat Al Ikhlash termasuk diantara surat-surat pendek dalam Al Qur’an. Surat ini sering kali dibaca dan diulang-ulang, hampir-hampir sudah menjadi bacaan harian bagi setiap muslim baik ketika sholat ataupun dzikir. Bukan karena surat ini pendek dan mudah di hafal. Namun memang demikianlah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dalam keseharian beliau tidak lepas dari membaca surat yang mulia ini. Lebih dari itu surat yang mulia ini mengandung makna-makna yang penting dan mendalam. Oleh karena itu meski surat ini pendek tapi memiliki kedudukan yang tinggi dibanding surat-surat lainnya. Bahkan kedudukannya sama dengan sepertiga Al Qur’an.

Para pembaca yang mulia, pada edisi kali ini kami sajikan tentang kandungan-kandungan penting dan mendalam dalam surat Al Ikhlash, agar menambah kekhusu’an kita dalam membaca surat ini dan bisa mengamalkan kandungan-kandungan penting tersebut dalam kehidupan kita.
Baca selengkapnya »

Gambaran Neraka Jahanam dalam Suhuf Musa as

Allah Tabaroka Wata’ala berfirman. Wahai anak Adam! Engkau bermaksiat kepada-Ku sedangkan engkau tidak kuasa dari panasnya sinar matahari dan cahayanya yang menyilaukan. Dan ingatlah bahwa neraka jahanam terdiri dari 7 bagian. Dimana bagian yang satu sebagai tempat dari bagian yang lainnya. Pada setiap tempat di neraka jahanam itu ada 70 ribu jurang/ lembah, pada tiap lembahnya ada 70 ribu jalan dari api, pada setiap cabangnya ada 70 ribu gedung dari api. Dan pada setiap gedungnya terdapat 70 ribu rumah dari api, dan pada setiap rumahnya terdapat 70 ribu sumur dari api, dan pada setiap sumurnya ada 70 ribu peti dari api, dan pada setiap kotaknya ada 70 ribu pohon dari zaqqum, dan di bawah setiap pohonnya terdapat 70 ribu belenggu dari api neraka, yang pada setiap belenggunya terdapat 70 ribu rantai dari api neraka dan ular yang masing-masing panjangnya 1000 dziro’ di dalam perut tiap-tiap ulat terdapat lautan dari bisa yang hitam, dan terdapat pula 70 ribu kalajengking. Pada setiap kalajengking terdapat seribu sengat dan panjang setiap sengatnya adalah seribu dziro’, dan setiapnya disertai bisa dengan warna merah. Demi Gunung Thuur, dan demi kitab yang tersimpan, di dalam prasasti yang di bentangkan. Dan demi Baitil ma’mur, dan demi langit yang ditinggikan, Wahai anak Adam, Aku tidak menjadikan Neraka yang demikian ini selain untuk orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, dan bagi setiap orang yang bakhil, dan bagi orang yang suka mengadu domba, dan bagi orang yang riya’ dan bagi orang yang enggan mengeluarkan zakat dari harta bendanya, dan bagi orang yang berzina, dan bagi orang yang memakan riba, dan peminum khamer, dan bagi orang yang menganiaya anak yatim, dan orang yang melupakan Al-Qur’an, dan bagi setiap orang yang yang menyakiti tetangganya, kecuali bagi orang yang bertaubat dan beriiman, dan beramal sholih, maka bagi merekalah yang Allah akan mengganti perbuatan buruk mereka dengan balasan kebaikan dan sesungguhnya Allah adalah Zat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan sayangilah dirimu sendiri wahai Hamba-Ku, karena sesungguhnya badan adalah sangat lemah adanya, sedangkan perjalanan sangatlah jauh, dan unta (kendaraan) telah kepayahan, dan api sedang menyala-nyala. Dan yang menjadi Hakim (Qodhi) adalah Robbil ‘Alamiin/Allah SWT, dan Allah telah memperingatkan dirimu.